Kemenangan yang Sempurna 完全的得胜

G.I. Philip Huang – 1 Korintus 哥林多前书 15:53-58

Ringkasan Khotbah

 

Seorang panglima perang China bernama Sun Tzu berkata demikian “kenalilah musuhmu dan kenali dirimu sendiri, maka dalam seratus pertempuran maka kamu tidak akan kalah”. Mengenal musuh, mengenal diri, maka kemenangan dalam pertempuran sudah ada di tangan kita. Ada 1 hal yang di dalam pertempuran hidup ini yang kita tidak akan pernah menang, yaitu melawan kematian. Aleksander agung dan napoleon berhasil menaklukkan dunia, namun dikalahkan oleh kematian. Sebuah kemenangan yang tidak sempurna.

Banyak kemenangan manusia berakhir tidak sempurna:
• Karier diakhiri penyakit
• Kekayaan berhenti di liang kubur
• Kekuasaan diakhiri kematian

Kemenangan yang sempurna yaitu:

  1. Kemenangan atas kerapuhan tubuh: tubuh kita menua dan merosot.
    Namun, tubuh ini hanyalah benih. Yang di lemparkan ke tanah, mati dan tumbuh. Ketika Kristus
    datang kembali, Dia akan memberikan tubuh yang baru.
  2. Kemenangan atas kutuk Adam: Adam yang pertama kalah, Adam yang terakhir Kristus, membawa kemenangan bahkan atas maut. 1 Korintus 15:21-22. “Kebangkitan Kristus adalah deklarasi Allah bahwa kematian telah dikalahkan dan masa depan umat-Nya telah diamankan” John Piper.
  3. Kemenangan atas kematian: Kristus masuk ke dalam kubur sebagai Penebus.
    Ia keluar sebagai Pemenang! Jika Kristus telah mengalahkan musuh kita yang terbesar, tidak ada hal lain yang menakutkan bagi kita. Mau seperti Lebah tanpa sengat. Maut masih berdengung dan menyakitkan, tetapi sengatnya telah dicabut oleh Kristus. Ketika
    Kristus 1 Kemenangan yang sempurnamati dan bangkit, kemenangan itu telah di berikan kepada setiap kita yang percaya.

 

Bagaimana kita meresponi:

  1. Berdiri teguh: jangan menyerah saat pelayanan sulit.
  2. Jangan goyah: pertahankan iman.
  3. Giat bekerja: pelayanan dan doamu tidak sia sia.

Tim Keller mengatakan “Karena kebangkitan itu benar, maka segala sesuatu yang kita lakukan dalam Kristus memiliki makna yang kekal.” Kita berperang bukan untuk mencari kemenangan. Karena perang ini telah dimenangkan oleh Kristus. Kita berjuang dari kemenangan. Karena hidup kita sudah dimenangkan Kristus.

 

DISKUSIKAN:

  1. Mengapa kemenangan manusia di dunia ini tetap disebut tidak sempurna, sekalipun
    seseorang berhasil dalam karier, kekayaan, atau kekuasaan?
  2. Apa arti kemenangan Kristus atas kematian bagi orang percaya ketika menghadapi
    tubuh yang makin rapuh, sakit, atau usia yang bertambah tua?
  3. Mengapa kebangkitan Kristus memberi dasar yang kuat bagi kita untuk tetap berdiri
    teguh, tidak goyah, dan giat melayani Tuhan?

REFLEKSIKAN:

  1. Ketika saya memikirkan kematian, apakah saya lebih dikuasai oleh ketakutan, atau
    oleh pengharapan karena Kristus sudah menang atas maut?
  2. Apakah saya menjalani hidup dan pelayanan sebagai orang yang masih berusaha
    mencari kemenangan, atau sebagai orang yang hidup dari kemenangan Kristus?

Kiranya Tuhan memberkati Saudara

Tonton Video Kami yang Lain