Kuasa Yang Tak Dapat Dihalangi 无法拦阻的大能

Pdt. Buby Ticoalu – 1 Korintus 哥林多前书 1:18-24

Ringkasan Khotbah

Kuasa kebangkitan Kristus adalah hal yang paling penting dalam hidup orang percaya. Namun pertanyaannya: apakah kita benar-benar sudah mengalami dan menghayatinya? Pemberitaan tentang salib bagi orang yang binasa adalah sebuah kebodohan, tetapi bagi orang yang diselamatkan adalah kekuatan Allah. Injil tidak dapat dipisahkan dari Kristus yang disalibkan.

Tetapi permasalahannya, banyak orang mengaku Kristen, tetapi tidak atau belum mengalami kuasa kebangkitan Kristus. Tragedi gereja adalah merayakan Kristus yang disalib dan bangkit tanpa mengalami penyaliban manusia lama dan kebangkitan hidup baru.

Ada tiga jenis orang yang Paulus sampaikan dalam 1 Korintus 1:

  1. Orang berhikmat
    – Mencari hidup nyaman, damai, tanpa penderitaan
    – Tidak tertarik pada kebangkitan atau kehidupan kekal
  2. Ahli Taurat
    – Berpegang pada hukum Musa menurut pemikiran sendiri
    – Menolak Mesias yang menderita dan bangkit
  3. Pembantah (skeptik)
    – Meragukan penyaliban Kristus
    – Menolak salib dan kebangkitan

Ditambah Roma sangat menekankan tentang kuasa sehingga menilai salib sebagai kekalahan dan kutukan. Petrus yang adalah murid Yesus menolak konsep Mesias yang disalib (“Mesias ya, salib tidak”), sehingga Yesus menegur pemahaman tersebut. Pengajaran tanpa salib Kristus adalah pengajaran yang salah.

Sesungguhnya, dalam Kristus yang disalib dan bangkit terdapat Kekuatan Allah dan Hikmat Allah. Hikmat Allah tidak selalu dapat dimengerti manusia (contoh: Ayub yang tidak memahami pekerjaan Allah). Kuasa Allah dinyatakan dalam penciptaan dan puncaknya dalam salib dan kebangkitan Kristus Tuhan Yesus diserahkan karena pelanggaran manusia. Ia menanggung murka Allah. Ia memberikan pembenaran sebagai anugerah. Keselamatan adalah anugerah, bukan sesuatu yang layak disombongkan.

Respon Orang yang Mengalami Salib & Kebangkitan

  1. Mencari perkara di atas. Artinya hidup sepenuhnya tunduk kepada Tuhan. Hidup bukan milik sendiri
  2. Memikirkan perkara di atas. Artinya mengubah cara berpikir sesuai kehendak Allah dan tidak lagi berpikir secara duniawi.
  3. Mematikan manusia lama. Artinya kita meninggalkan dosa dan tidak hidup dalam manusia lama.

Kuasa Tuhan yang tidak dapat dihalangi dinyatakan dalam Salib Kristus dan Kebangkitan Kristus. Kuasa itu menyelamatkan, mengubahkan, dan memampukan orang percaya untuk setia sampai akhir.

SHARINGKAN DAN DISKUSIKAN:

  1. Apa bahaya dari kekristenan yang merayakan Paskah, tetapi tidak mengalami perubahan hidup?
  2. Bagian kehidupan lama apa yang masih sulit kita matikan, walaupun kita mengaku sudah hidup dalam Kristus?

Kiranya Tuhan memberkati Saudara

 

Tonton Video Kami yang Lain