Misi Transformatif č½¬åž‹ēš„å®£ę•™

G.I. Philip Huang – Lukas č·ÆåŠ ē¦éŸ³ 19:1-10

Ringkasan Khotbah

Minggu misi mengingatkan kita bahwa hidup kita adalah kehidupan ber-misi. Lukas 19:10 menjadi inti dari seluruh kitab Lukas. Karena Lukas menekankan Yesus sebagai Anak Manusia.

Zakheus menjadi orang yang memiliki jabatan tinggi, tapi di kucilkan. Mungkin dalam kondisi hati yang kosong, Zakheus mencari dan merindukan kedatangan Yesus, sehingga Zakheus mau melihat Yesus. Namun karena kerumunan orang dan tubuh yang pendek, ia kesulitan untuk melihat Yesus. Tapi ia tidak menyerah. Zakheus memanjat pohon ara untuk melihat Yesus. Ketika Yesus melewati tempat itu dan memanggil Zakheus untuk turun agar Yesus dapat makan dan menumpang di rumahnya. Yesus mengenal Zakheus. Sebuah anugrah yang besar bagi Zakheus.

Misi transformatif:

  • Misi mencari yang terhilang
    Bukan Zakheus yang mencari Yesus, tapi Yesus yang mencari Zakheus. Anugrah Tuhan mendahului pertobatan seseorang. Berbicara tentang misi berarti mencari keluar. Dalam misi, orang lain menjadi prioritas utama. Misi adalah hatinya Tuhan, Ia datang dan mencari yang terhilang.

    Kita tidak mencari Tuhan sampai Dia terlebih dahulu mencari kita – John Calvin

  • Misi yang menembus batas
    Menembus batasan sosial, budaya, tradisi. Yesus mau datang kerumah Zakheus, padahal Zakheus dianggap sebagai orang yang dikucilkan/berdosa. Makan dirumah berarti sebuah penerimaan sosial. Yesus melakukan sesuatu revolusioner, yang menembus batas tradisi tersebut. Misi bukan berarti untuk orang orang yang sama ras/suku dengan kita, melainkan untuk semua orang. Yesus berkata kepada Zakheus bahwa Dia HARUS kerumah Zakheus. Menggambarkan bahwa ada sebuah rencana Allah, ada sebuah maksud dan tujuan dari kedatangan Tuhan. Yesus datang ke Zakheus untuk memulihkannya.

    Kasih karunia memulihkan kodrat, bukan menghancurkannya – Herman bavinck

  • Misi yang menghasilkan pertobatan
    Ini yang menjadi tujuan dalam bermisi, yaitu pertobatan. Sama seperti kedatangan Yesus kerumah Zakheus, yang membuat Zakheus bertobat. Pertobatan ini dinyatakan ketika Zakheus mau mengganti rugi kepada semua orang yang sudah dia peras.
  • Misi yang memulihkan identitas
    Karena profesinya Zakheus tidak dianggap sebagai anak Abraham.

    Injil memberi kita identitas baru yang diterima, bukan diraih – Tim kellerĀ 

Mari kita memiliki hati seperti Kristus yang rindu membawa orang-orang mengenal Injil. Misi ini adalah panggilan orang percaya.

SHARINGKAN DAN DISKUSIKAN:

  1. Lukas 19:10 mengatakan bahwa Yesus datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.
    • Apa arti ayat ini bagi kehidupan kita sebagai orang percaya saat ini?
    • Dalam kehidupan sehari-hari, siapa ā€œorang yang terhilangā€ di sekitar kita?
  2. Yesus berani menembus batas sosial dengan datang ke rumah Zakheus.
    • Batas apa saja yang sering membuat kita sulit menjangkau orang lain? (misalnya status sosial, perbedaan pandangan, masa lalu seseorang)
    • Bagaimana kita bisa belajar memiliki hati yang menerima seperti Kristus?

Kiranya Tuhan memberkati Saudara

 

Tonton Video Kami yang Lain