Article

BAHAYA PORNOGRAFI

Saturday, 02 May 2020

X adalah seorang remaja yang kecanduan pornografi. Sejak usia 5 tahun ia telah melihat majalah dewasa. Sejak saat itu ia tidak pernah berhenti, karena ia mendapat kenikmatan, meski pada mulanya ia hanya iseng, tetapi gambar dan tayangan pornografi telah menjadi sahabatnya. X mengalami peperangan di dalam hatinya, karena ada rasa bersalah, penyesalan dan malu. Meski anggota keluarganya tidak mengetahui apa yang dilakukannya, tetapi perasaan itu terus menghantuinya. X menyerah pada godaan dan jerat pornografi yang akhirnya membuat dirinya tidak memiliki pengendalian diri.

Kisah kejatuhan Raja Daud ke dalam dosa dimulai dari peristiwa yang sepele. Dapat dikatakan peristiwa itu terjadi tanpa disengaja. Dalam bahasa sederhana ini disebut sebagai dosa kecil. Tetapi perbuatan tersebut memberi pengaruh yang sangat besar dan menjerumuskannya. Dosa kecil yang mungkin dianggap sepele itu seperti lubang kecil yang tidak berarti, tetapi ketika lubang itu telah dipelihara dan orang yang memeliharanya terus menikmati dosa, maka lubang kecil itu cepat atau lambat akan menjadi jurang yang menjerumuskan. Dosa kecil itu telah menjadi raksasa yang menguasainya. Kasus yang menimpa raja Daud membuktikan; memelihara dan mengabaikan dosa kecil mengakibatkan terjadinya dosa yang besar. Ia membiarkan hatinya dikalahkan oleh godaan dan tidak memiliki keinginan untuk menang. Dosa kecil tersebut mendatangkan penyesalan yang tidak habis-habisnya. Dosa kecil itu juga telah menghacurkan dan merusak keluarganya sendiri.

Mengapa kita perlu waspada, dan berhati-hati terhadap dosa kecil atau hal-hal yang kita anggap sepele? Sebab, cepat atau lambat, perbuatan ini akan menjerumuskan kita. Karena sekali waktu kita membuka hati dan peluang bagi Iblis, disitu kita akan terus terikat dan tidak berdaya untuk melepaskan diri dari cekramannya.

Pornografi berasal dari bahasa Yunani pornographia yaitu penggambaran tubuh manusia dengan tujuan membangkitkan birahi atau gairah seksual atau perilaku seksual secara terbuka. Umumnya tampilan pornografi menggunakan media cetak, lisan, foto, ukuran, gambar, dll.

Penyebabkan Seseorang Terlibat Pornografi

• Manusia Adalah Mahluk Seksual
Karena kita adalah mahluk seksual maka setiap kita diciptakan oleh Tuhan memiliki ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap lawan jenisnya. Pada remaja terjadi peningkatan hormon seksual, yaitu terbentuknya kelenjar seksual yang pada pria biasanya ditandai keluarnya cairan sperma (yang biasa disebut wet dream) sedangkan pada wanita ditandai dengan perubahan bentuk fisik dan terjadinya mensturasi. Semua ini adalah gejala normal yang sudah dirancangkan oleh Tuhan.

• Seks Adalah Ciptaan Tuhan Yang Baik
Dalam Kejadian 1:27 disebutkan bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perumpuan serta seks menjadi bagian dari ciptaan dengan tujuan dan maksud yang baik, yaitu selain untuk meneruskan keturunan juga untuk kebahagiaan manusia. Karena seks diciptakan oleh Tuhan, maka seks itu baik dan perlu diterima dengan ungkapan syukur, tanpa rasa takut dan malu. Namun, semua sarana ini hanya dicapai melalui pernikahan.

Bila seks adalah ciptaan yang baik dan sesuatu yang normal, mengapa aktifitas seks semakin meningkat khususnya pada remaja? Hal ini disebabkan peningkatan aktifitas dunia hiburan, yaitu televisi, film, kemudahan teknologi melalui internet, hand phone, adanya bacaan/komik, maupun cerita animasi. Semua ini menjadi sumber peningkatan aktifitas seks dikalangan remaja.

Mengapa Pornografi Itu Dosa?

Kebaikan seks yang diciptakan Allah telah diputarbalikan oleh Iblis. Hal-hal yang menjadi kesucian dan keindahan telah dirusak oleh Iblis sehingga menjadi sesuatu yang menodai kebenaran. Mengapa pornografi disebut sebagai dosa? Karena ini merupakan langkah awal menuju kejahatan dan kebejatan moral, seperti pengguna narkoba. Biasanya orang yang terlibat nakoba makin hari akan semakin meningkatkan penggunaannya.

Demikian juga dengan pornografi, kalau tidak dihentikan, semakin hari akan semakin meningkat dan menjadi rutinitas. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena daya pikat pornografi seperti lem, atau lumpur hidup dan jerat yang mematikan. Sekali terpikat akan susah untuk melepaskannya. Ketika seseorang terlibat pornografi, maka dalam diri orang tersebut ada perasaan bersalah yang sangat besar, ada perasaan malu dan ketidakberdayaan dirinya untuk melepaskan diri dari jerat tersebut.

Meski ia sudah berusaha untuk melepaskannya, ia justru semakin sulit melepaskannya. Karena pornografi mendatangkan kenikmatan. Meskipun kenikmatan tersebut menjerumuskan dan membuat kita menjadi semakin terpuruk. Pada kasus tertentu, remaja yang kecanduan pornografi menjadi sulit berkonsentrasi, menjadi kehilangan tujuan hidup, rasa penyesalan yang besar dan keinginan untuk melacurkan diri.

Apa Yang Harus Saya Lakukan Agar Terbebas Dari Jerat Pornografi?

1. Akui dosa dihadapan Tuhan (I Yohanes 1:9) minta Tuhan mengampuni dosa kita, sebab tanpa anugerah-Nya atau tanpa kuasa Tuhan, kita tidak akan mampu melepaskan diri dari ikatan tersebut.

2. Berdoa meminta penyucian dan pembaharuan hidup (Roma 12:2). Berani berkata tidak…..! dan seterusnya pun tidak....!

3. Belajar memiliki pengendalian diri dan menjaga kesucian hidup (I Timotius 4:12).

4. Hindari hal-hal yang memuaskan keinginan daging (Galatia 5:16) dan lakukan lebih banyak kepada hal-hal positif, hindari menghabiskan banyak waktu di depan TV, membuka internet, maupun melihat tayangan atau gambar yang menyesatkan. Perbanyak dan tingkatkan komunitas sesama orang percaya yang dapat saling mendoakan.

5. Jadikan firman Tuhan sebagai pedoman hidup (Filipi 4:8).

Selamat Berjuang Dan Menang Terhadap Pornografi


Disusun Oleh: Pdt. Herman Suratman

Kami Peduli

Masukkan Alamat E-mail Anda untuk berlangganan dengan website Kami.

Apakah anda anggota jemaat GKY Mangga Besar?